Resep pempek Ikan Ala Farah Quin

Pempek dos tanpa ikan resep ibunya chef Farah Quinn… ternyata enak.. ??


Bahan Pempek :




  1. 250 gram tepung terigu

  2. 5 sendok makan tepung beras

  3. 2 sendok makan garam

  4. 800 cc air panas (untuk campuran adonan pempek, saya kurangin jadi 750cc)

  5. 2 sendok makan minyak goreng

  6. 1 butir telur

  7. 500 gram sagu tani


Caranya :


Siapkan air mendidih yang dicampur 2 sendok makan minyak di panci besar untuk merebus pempek


Campur tepung terigu, tepung beras dan garam, kemudian masukan air panas sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil diaduk menggunakan sendok (airnya harus panas)


Setelah agak dingin adonannya masukan minyak goreng dan telur, kemudian aduk lagi hingga rata


Terakhir masukan sagu tani sedikit demi sedikit sampai habis, uleni hingga kalis (tidak lengket di tangan)


Adonan siap diolah menjadi pempek kapal selam atau lenjer


Setelah adonan dibentuk rebus dalam air mendidih


Tips Memilih Minyak Goreng dan Cara Menggunakannya agar Makanan Lebih Sehat


MINYAK goreng merupakan salah satu bahan utama yang wajib tersedia di dapur. Selain berguna untuk memasak, minyak goreng yang melalui dua kali proses penyaringan juga memiliki vitamin A yang berguna untuk kesehatan.


Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan, penggunaan minyak goreng memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia sehari-hari. Tidak dapat dipungkiri bahwa di setiap rumah pasti ada makanan yang diolah dengan cara digoreng. Untuk meminimalkan risiko berlebihan penggunaan minyak goreng, maka harus diantisipasi saat menggoreng dengan jumlah takaran yang pas.


Konsumen perlu tahu minyak goreng baik itu seperti apa. Pertama, dipastikan terbuat dari bahan yang berkualitas bukan dari bahan yang berbahaya untuk tubuh. Kedua, memiliki titik didih yang tinggi sehingga kalau digunakan untuk menggoreng tidak mudah mengalami oksidasi. Ketiga, berwarna bening, tidak cepat menghitam sehingga meminimalkan risiko kanker,” jelas dr. Reisa dalam siaran pers SunCo, Jumat (22/12/2017).


Selain itu, dr. Reisa juga mengatakan minyak yang tidak beku menandakan bahwa kandungan asam lemak jenuhnya rendah sehingga dapat meminimalkan peningkatan kolesterol jahat yang bisa berisiko buruk bagi kesehatan tubuh. Kemudian, minyak goreng yang bagus juga harus memiliki karakter seperti air.


Yaitu tidak lengket dan mudah mengalir, tentunya yang harus dikit nempel di makanan, karena apabila terlalu menyerap di makanan bisa menimbulkan risiko obesitas dan penyakit lainnya,” jelasnya.


Tidak hanya mengetahui seperti apa ciri-ciri minyak goreng baik, masyarakat juga perlu mengetahui bagaimana cara memakai minyak goreng yang benar saat memasak. Sebagai seorang ahli gizi, Rita Ramayulis, DCN, M.Kes yang telah banyak menerbitkan buku-buku tulisan mengenai hidup sehat mengatakan, salah satu kebiasaan yang salah saat memasak menggunakan minyak goreng adalah menggunakannya secara berulang-ulang hingga minyak berubah warna.


“Saat memanaskan minyak goreng dengan suhu tinggi dan digunakan secara berulang akan mengakibatkan minyak mengalami kerusakan karena adanya oksidasi yang membuat makanan menjadi bau tengkik. Berubahnya komposisi pada asam lemak tidak jenuh, berubahnya warna minyak, dan jumlah minyak lebih banyak terserap dalam makanan,” ungkap Rita.


Rita menambahkan, minyak goreng yang baik adalah terlihat jernih dan bening, memiliki aroma yang khas. Selain itu, semakin rendah jenis lemak jenuhnya maka semakin sehat. Hal ini dapat dideteksi dari kondisinya yang tidak mudah beku, teksturnya tidak terlalu kental tapi bening seperti air.


Dengan mengetahui cara memilih dan menggunakan minyak goreng saat memasak, maka Anda bisa memulai hidup sehat. Meski mengonsumsi makanan yang digoreng dan ditumis, makanan sehat akan berdampak bagus bagi tubuh jika Anda memilih minyak dengan benar.


Sumber : kedaiberita.info

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel