WOW KEREN!! Resep Nugget Ayam Ini. Cukup Dada Ayam 1 Belah Doang Bisa Jadi 1 Kg Lho Bun !

Ini dada ayam 1 belah doang bisa jadi naget segini, kalo beli lumayan harganya hehehe , harus stok terus di rumah karna anak-anak doyan banget, kemaren sudah pernah saya share resepnya, tapi sekarang saya share lagi bund ya


Bahan Bahan:




  1. Dada ayam 1 pasang, ambil daging dan kulitnya, lalu potong-potong kecil, supaya tidak merusak blender bunda . (daging ayam bisa di ganti dengan ikan, seafood ,atau daging sapi ).

  2. 5 siung bawang putih

  3. 4 biji bawang merah

  4. Ketumbar secukupnya

  5. Lada secukpnya

  6. Sayuran bila suka


Cara Pembuatan Nugget Ayam:


Haluskan semua bahan diatas lalu kasih air sedikit biar blender nya bisa muter dengan lancar, kemudian masukan telor 1 biji, minyak goreng 2-3sendok makan, garam sesuai selera, kaldu bubuk bila suka atau pakai penyedap rasa yang no msg.


Aduk semua bahan tersebut, lalu masukan 2 sendok makan tepung tapioka dan terigu secukupny, adonan jangan terlalu encer bund ya karena nanti hasilny akan lembek, dan kalo terlalu kental juga nanti akan menjadi keras. jadi harus pas


Kemudian kukus adonan sampai matang.


Setelah matang, potong-potong sesuai selera, ceplungin di dalam kocokan telur, lalu gulingkan di atas tepung roti, dan nuget siap digoreng atau disimpan di dalam kulkas Freezer.


Adonan ini bisa di jadikan sosis juga lho tinggal masukin aja adonan di plastik yang biasa dipakai buat bikin sosis kemudian kukus sampai matang.


Gimana bunda-bunda mudah kan?..


Resep di atas hasilnya menjadi 1 kg bunda


Selamat mencoba ?


6 Tips Menyimpan Daging Agar Tetap Segar dan Awet


1. Pilih Daging yang Baru dan Segar


Jika kamu berniat membeli daging dalam jumlah banyak dan disimpan di freezer untuk beberapa kali pemasakan, pilihlah daging yang baru dan betul-betul segar. Pastikan hal ini ke sang penjualnya, bahwa daging itu disembelih pada hari yang sama ketika dijual. Kamu juga bisa melakukan pengecekan dengan menekan daging tersebut. Jika daging saat ditekan bingkas (balik ke bentuk semula), maka daging itu masih segar. Selain itu kamu juga bisa lihat dari warnanya yang tidak pucat serta aroma khas daging. Kalau kamu ragu dagingnya tidak segar, sebaiknya jangan disimpan terlalu lama dan langsung mengolahnya pada hari itu juga.


Nah, kalau kamu membeli fresh meat di supermarket, sebaiknya kamu langsung mengolah habis semua dagingnya pada hari kamu berbelanja. Hal ini harus dilakukan karena semua daging di sini merupakan hasil thawing dari bentuk frozen. Yang mana daging frozen itu telah disimpan berbulan-bulan lama sejak disembelih. Jadi sebaiknya, tidak kamu ulangi proses pembekuan dan pencairannya (thawing) lagi di rumah.


2. Cuci Bersih Daging


Walaupun daging yang dibeli di pasar atau supermarket sudah cukup bersih dan daging segar hanya mengandung sedikit kuman yang terbawa, kamu tetap harus mencucinya lagi saat ingin mengolah apalagi menyimpannya.


Cucilah daging pada air yang mengalir. Setelah dicuci, hindari meletakkan daging di tempat terbuka karena daging yang basah akan membuat kuman dan bakteri berkembang dengan baik. Maka dari itu, sebaiknya kamu langsung menyimpannya dalam freezer setelah dicuci.


3. Jangan Menyimpan Daging dalam Ukuran Besar


Memang malas rasanya jika harus memotong daging terlebih dahulu, baru disimpan dalam kulkas. Tapi bisa saja ini jadi penyebab mengapa daging tidak segar lagi walau sudah disimpan dalam freezer. Ingat, daging beku yang sudah mengalami proses thawing atau pencairan, sebaiknya tidak mengalami proses pembekuan berulang. Selain bakteri akan lebih mudah tumbuh dan berkembang biak, struktur daging pun juga akan rusak sehingga masakan menjadi tidak enak.


Memotong daging disini maksudnya bukan berarti kamu memotong dalam ukuran yang sangat kecil, ya. Tapi bagilah daging menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan tiap kali masak. Misalnya, untuk 1 kg daging kamu bisa membaginya menjadi 4 bagian dengan masing-masing beratnya sekitar 250 gram. Kemaslah tiap bagian dengan plastik yang ditutup rapat, baru sesudahnya simpan dalam freezer.


Dengan cara ini, kamu tidak perlu mencairkan seluruh bongkahan daging beku jika hanya mengambil sedikit saja bagiannya. Cukup ambil satu bungkus daging sesuai kebutuhan, lakukan thawing, dan masak seluruhnya.


4. Simpan dalam Kondisi Berbumbu atau Dimarinasi


Membumbui sebelum disimpan juga ampuh bikin dagingmu lebih tahan lama di freezer dibanding daging mentah biasa. Kamu dapat membumbuinya dengan menggunakan kunyit, bawang, garam, dan gula atau bumbu sesuai masakan kamu nantinya. Bumbu-bumbu ini bersifat antibakteri sehingga akan memberikan sifat awet pada bahan makanan. Selain itu, kamu berarti juga telah menghemat waktu pemasakan. Nantinya setelah dikeluarkan dari freezer, kamu tinggal langsung menggoreng atau memasaknya, deh.


5. Simpan dalam Wadah Tertutup


Menyimpan daging dalam wadah tertutup hukumnya kudu, wajib atau harus, nih. Supaya tidak mudah terkontaminasi bakteri yang ada dalam kulkas atau terbawa oleh bahan-bahan lain yang juga ada di dalam kulkas (kontaminasi silang). Tak heran kenapa daging yang saya simpan cepat rusak, karena saat itu hanya disimpan dalam plastik tanpa diikat atau ditutup rapat.


6. Perhatikan Suhu Freezer


Menyimpan daging agar tetap segar dan awet, juga harus memperhatikan suhu freezer-nya. Suhu yang semakin dingin membuat bakteri perusak tidak dapat hidup. Suhu minimal freezer yang baik adalah minus 18°C. Menyimpan daging dalam suhu ini membuat daging bisa tahan hingga 3 bulan atau lebih, loh. Awet kan? Oya, hindari buka tutup kulkas agar tidak terjadi lonjakan kenaikan suhu, yang bisa jadi kesempatan bakteri nakal ini untuk hidup dan tumbuh.


Setelah mengetahui tips super lengkap di atas, tak akan terulang lagi kejadian daging busuk setelah keluar dari freezer. Jangan lupa untuk selalu mencairkan dulu atau thawing daging beku sebelum dimasak, ya. Cara-cara mencairkan yang cepat dan aman bisa kamu lihat disini. Selamat mencoba!


Sumber : Kedaiberita | resepkoki

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel