Cara Membuat Cendol Super Lembut Praktis

Pengen cendol.. Tapi gak punya cetakan nya.. Pakai piping beg pun jadi..
Seneng nya semua bilang cendol nya enak?


Siapa sih yang tak mengenal cendol?…. Didaerah saya, minuman manis berisi bulatan lembut ini juga dikenal dengan nama dawet. Pada saat siang hari yang terik, es cendol gula merah ini memang begitu menyegarkan. Dalam resep ini sekaligus lengkap plus cara membuat butiran cendolnya yang menggunakan bahan tepung beras. Memang Anda bisa membeli sudah jadi, tapi kalau mau bisa bikin semua sendiri, maka Anda tidak salah, inilah resep terbaiknya :


Cendol


By Isma Fauziah


Bahan




  1. 150 g tepung beras

  2. 75 g tepung maizena

  3. 800 ml air

  4. 15 lembar daun pandan ( di blender lalu saring, ambil air nya)


Cara buat cendol




  1. Campurkan semua bahan dalam panci..

  2. Aduk rata lalu masak di atas api kecil..

  3. Sambil trus di aduk.. Sampai gak bergerindil dan mengilap..

  4. Matikan api..

  5. Biarkan hangat lalu masukan dalam piping beg, potong sedikit hujun nya.. Pencet hujung piping beg biar adonan keluar lalu masukan dalam wadah berisi air..

  6. Lakukan sampai habis.. (bila mau cepat beri lubang lebih banyak di sisi piping beg nya)


Kuah santan




  1. 1 santan kotak (200 ml)

  2. 300 ml air

  3. 1 sdt garam


Cara buat kuah santan


Campurkan semua bahan lalu masak sambil di aduk biar santan gak pecah.. Setelah mendidih matikan api.. Biarkan dingin


Kuah gula




  1. 1 1/2 butir gula merah

  2. 3 sdm penuh gula putih

  3. 300 ml air

  4. 1 lembar daun pandan.. Simpulkan


Cara buat gula


Campurkan semua bahan masak sampai gula larut dan agak kental.. Matikan api lalu dinginkan..


Penyajian:


Masukan 2 sendok sayur cendol dan 1 sendok sayur santan, dan 1/2 sendok sayur gula..


Masukan es batu di atas nya..


Lalu tuang 2 sdm kacang merah( apa saja sesuai selera)


Nota: kalau ada durian/nangka yang di potong2 lalu masukan ke gula merah lebih enak..


Selamat mencoba buntik


Lebih Dekat Dengan Asal Usul Cendol


Sudahkah Anda tahu asal usul cendol? Jika belum, yuk, kenali asal usul cendol dari penjelasan berikut ini.


Di Jawa Tengah, cendol dikenal juga dengan nama dawet. Menurut kepercayaan yang cukup populer dalam masyarakat, nama cendol berasal dari bahasa Sunda, yakni kata ‘jendol’. Nama jendol merujuk pada sensasi saat mengonsumsi condel, terasa seperti jendolan yang dirasakan di dalam mulut.


Tidak hanya di Indonesia saja, cendol juga cukup populer di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Thailand Selatan. Cendol sangat populer sebagai minuman pencuci mulut, atau bahkan hanya sekedar minuman penyegar saat siang hari. Di Thailand, cendol dikenal dengan nama Chorn Dooi, dan di Singapura dikenal dengan nama Lortchorng.


Cendol dibuat dari tepung beras, tepung tapioka, daun pandan, dan daun suji. Untuk mendapatkan bentuk cendol yang berbulir panjang tersebut, cendol yang masih berbentuk adonan dicetak menggunakan cetakan khusus. Cetakan cendol yang paling sederhana adalah saringan kukusan.


Cendol biasanya disajikan dengan tambahan es parut, gula merah cair, potongan nangka, dan santan. Rasanya? Perpaduan antara manis dan gurih. Di Sunda, orang yang sedang menikmati cendol biasanya disebut nyendol.


Tidak hanya bisa sebagai minuman penyegar saja, cendol juga mengandung gizi yang cukup banyak. Kandungan gizi yang terdapat di dalam cendol yakni, energi 878 kkal, protein 11,25 gr, lemak 14,9 gr, karbohidrat 175,37 gr, kalsium 163 mg, fosfor 230 mg, zat besi 2,28 mg, dan vitamin B 2 mg


Sumber : kedaiberita.info

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel