Resep Ayam Geprek Renyah Plus Sambal Bawang Pedas

Ayam geprek merupakan daging ayam goreng tepung yang ditumbuk (geprek) hingga remuk dengan ulekan kemudian tersaji di atas piring berlumuran sambal pedas tetapi ada pula proses pembuatan yang tak pakai tepung. Walaupun ditumbuk hingga daging ayam terkoyak, lidah tetap dimanjakan kerenyahan tiada tara. Makan makin semangat karena balutan sambal bawang yang menambah aroma sedap bumbu ungkep pada daging ayam.


Sambal bawang memang ‘sahabat terbaik’ ayam geprek. Selain enak disantap bareng ayam goreng tepung, beberapa penikmat kuliner turut serta menambahkan tempe dan tahu goreng sebagai pelengkap. Makin pedas, makin semangat. Jargon tersebut ditujukan bagi pecinta masakan pedas. Sambal bawang terasa lebih nikmat jika cabai makin banyak, apalagi bikin selera makan makin beringas.


Penasaran ingin mencicipi renyahnya ayam geprek dilumuri sambal bawang pedas? Nggak perlu jauh-jauh, gampang banget buat sendiri di rumah. Semua bahan mudah sekali diperoleh, umumnya mengusung bahan lokal. Berikut ini resep ayam geprek sambal bawang pedas.


Bahan-bahan:


1 ekor ayam kampung muda, potong-potong


Bumbu ungkep:




  1. 5 siung bawang merah

  2. 5 siung bawangputih

  3. 3 lembar daun salam

  4. 2 cm kunyit

  5. 1 cm jahe

  6. 1 batang serai, memarkan

  7. 1 cm lengkuas, memarkan

  8. garam secukupnya

  9. air secukupnya


Sambal bawang:




  1. 15 buah cabai rawit merah/ sesuai selera

  2. 5 siung bawang merah

  3. 2 siung bawang putih

  4. garam secukupnya


Cara Membuat:


Haluskan bumbu ukep. Lumuri ayam dengan bumbu ungkep ayam, tambahkan air secukupnya atau hingga ayam terendam air. Masak hingga ayam matang dan empuk.


Goreng ayam hingga kecokelatan. Angkat, tiriskan.


Goreng sambal bawang, ulek kasar. Tambahkan garam secukupnya. Geprek ayam hingga agak hancur.


Mudah sekali menjajal Resep Ayam Geprek sambal bawang pedas, bahkan untuk seorang pemula sekalipun yang minim pengalaman masak di dapur.


Jika ingin ayam lebih renyah alias kriuk, lumuri daging ayam ungkep dengan tepung sebelum masuk ke penggorengan. Rasanya dijamin lebih seru, apalagi beradu dengan pedasnya sambal bawang.


Agar makan semakin lahap, ayam geprek boleh ditemani sajian pelengkap seperti tempe dan tahu goreng kriuk. Jika perlu tempe dan tahu ikutan ditumbuk (geprek) biar senasib, namun satu rasa. Piring saji masih kurang meriah? Tambahkan juga lalapan segar seperti kol, mentimun dan daun kemangi. Nantinya lalapan bisa dimakan bersama daging ayam, tempe dan tahu yang menciptakan sensasi rasa menggoyang lidah.


Selamat mencoba yaa. .


Share juga resep ini ke teman-teman bunda yang lain. Semoga bermanfaat.


5 Tips Memilih Daging Ayam Segar & Bebas Formalin


1. Periksa Warna Ayam


Pertama-tama, perhatikan warna daging. Hindari ayam yang berwarna pucat, mengkilap dan kebiru-biruan, karena seharusnya daging ayam yang segar berwarna putih keabu-abuan dan cerah atau cenderung berwarna merah muda. Jika ayam mengkilap dan tidak dihinggapi lalat, dapat dipastikan ayam tersebut mengandung formalin.


2. Periksa Kemasan Ayam


Jika Anda membeli di supermarket, Anda tetap harus berhati-hati. Ayam potong yang dijual di supermarket selalu dibungkus plastik dengan rapi. Apabila plastiknya tidak lagi rapat, itu artinya telah disentuh oleh banyak orang dan sudah cukup lama ada di tempat tersebut. Perlu dihindari karena mikroba dapat meresap ke dalam plastik, oleh karena itu sebaiknya Anda memilih ayam dengan bungkus plastik yang rapat.


3. Hindari Darah Ayam


Sebaiknya hindari ayam yang memiliki banyak darah, karena kondisi ayam tersebut memiliki beberapa indikasi, di antaranya: telah banyak disentuh oleh berbagai tangan, sehingga bakteri semakin banyak. Atau juga bisa berarti telah dibekukan atau dicairkan beberapa kali.


4. Periksa Tekstur Daging Ayam


Ayam yang baik dan segar, apabila ditekan, bentuknya akan kembali seperti semula, terasa empuk. Apabila kulit ayamnya tenggelam dan cenderung keras, itu artinya ayam tidak lagi segar dan tentu saja tidak baik dikonsumsi. Apabila terasa kenyal, maka ayam tersebut dipastikan mengandung formalin, dan ayam yang terlihat membengkak juga dapat dipastikan telah disuntik agar lebih berat daripada ukuran aslinya.


5. Periksa Bau Ayam


Ayam yang segar seharusnya tidak memiliki bau, sehingga Anda akan tahu apakah ayam tersebut masih segar atau tidak dari adanya bau busuk atau tidak. Jika ayam tersebut berbau bahan kimia, dapat dipastikan ayam tersebut mengandung formalin atau bahan kimia berbahaya lainnya.


Itu lah 5 tips yang bisa Anda gunakan untuk membeli ayam yang segar, sehat dan aman. Untuk menyimpan ayam agar terjaga kesegarannya, Anda bisa menyimpan ayam dengan plastik dan melabeli ayam tersebut dengan tanggal pemeblian dan jangan lupa disimpan di freezer.


Sumber : kedaiberita.info

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel