Resep Roti Pisang Khas Banjar

Resep Roti Pisang Khas Banjar


Mendekati bulan puasa, selalu teringat wadai (kue) khas kalimantan ini, biasa di jual di pasar Ramadhan bersama kue2 lainnya yg gak kalah enaknya..


Ini adalah salah satu kue yang sangat familiar banget dikota samarinda, namanya roti pisang, harganya murah meriah, dan mudah apabila ingin membuatnya sediri di rumh.


Bahan-bahan




  1. 400 gram pisang raja yg matang (tanpa kulit)

  2. 100 gram gula pasir

  3. 400 ml santan matang (sy pakai 2 sachet santan instan plus air matang)

  4. 2 butir telur, kocok lepas

  5. 250 gram terigu serbaguna

  6. 1/2 sdt vanili bubuk

  7. 1/2 sdt garam

  8. 50 gram mentega, lelehkan


Langkah


Lumatkan pisang bersama gula pasir


Masukkan terigu, telur, vanilli, garam, santan dan mentega leleh k dalam campuran pisang.. Istirahatkan selama 30 menit


Panaskan cetakan kue lumpur, olesi dengan sedikit minyak. Tuang adonan hingga 3/4 tinggi cetakan. Tutup dan masak dgn api kecil hingga matang
Sajikan hangat


Selamat mencoba!… bund


Ikuti Tips Pasti Sukses Ini Jika Ingin Roti Sobek Lembut Dan Berserat


Mambuat roti sobek sebenarnya tidak sesusah yang kita bayangkan.


Memang membutuhkan waktu yang agak lama karena adonan perlu didiamkan 2 kali untuk fermentasi.


Tapi diluar itu, proses pembuatannya sangat sederhana.


Sebelum masuk ke dalam proses pembuatan, ada baiknya kita lihat dulu bahan utama pembuatan roti sobek.


Roti sobek harus menggunakan tepung terigu protein tinggi agar berserat banyak.


Namun, tepung terigu protein tinggi cenderung membuat roti jadi keras.
Karenanya perlu dikombinasikan dengan tepung protein sedang agar roti tetap lembut.
Selain tepung, roti sobek juga menggunakan cairan seperti susu atau air untuk mengadoni roti.


Gunakan juga Gula pasir yang halus agar mudah larut dalam adonan.


Terakhir dan yang paling penting adalah ragi instan untuk membuat adonan mengembang dengan baik.


Seluruh bahan di atas perlu dicampur dan diadon sampai kalis.
Untuk mendapatkan roti sobek yang lembut dan berserat, kita perlu mengintip tips berikut ini,


1. Ingat-ingat untuk memasukkan margarin dan garam terakhir kala bahan sudah tercampur rata


2. Adonan harus betul-betul elastis. Artinya ketika ditarik, adonan tidak sobek


3. Setelah didiamkan adonan akan naik dua kali lipat. Kalau belum terlalu mengembang, waktu fermentasi boleh ditambah 5 -10 menit.


4. Waktu fermentasi sebenarnya tidak bisa ditentukan. Itu karena fermentasi sangat bergantung pada suhu. Semakin hangat, fermentasi bertambah cepat. Semakin dingin, sangat hujan misalnya, fermentasi jadi melambat.


Jadi waktu fermentasi sangat flexible dan bisa berubah-ubah.


5. Kempiskan adonan tiap kali sudah difermentasi. Tujuannya agar pori-pori roti jadi halus.


6. Selama difermentasi, adonan roti harus selalu ditutup supaya bagian atasnya tidak kering. Tutup bisa menggunakan plastik, kain kering, atau juga kain lembab.


7. Ketika meletakkan adonan roti, beri jarak antar adonan roti. Beri juga jarak kiri dan kanan, jangan biarkan roti menempel di kiri kanan loyang.


Sebelum difermentasi untuk kedua kalinya, roti sobek bisa diberi aneka isian.


Disinilah kita bisa berkreasi. Isi roti dengan selai manis, meses, keju, sampai daging ham, tuna, jagung, smoked beef dan masih banyak lagi.


Tunggu apalagi?


Yuk segera buat roti sobek sendiri di rumah!


Sumber : cookpad | kedaiberita.info

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel