Resep Sirup Belimbing Wuluh. Enak Dan Super Segerr!

Sirup belimbing wuluh? Wahhh.. kayaknya seru banget nich rasanya. Terbayang pasti rasanya enak, seger, asem manis gitu. Oh ya… belimbing wuluh adalah jenis buah yang biasanya digunakan oleh buibu untuk melengkapi bumbu dapur, rasanya yang asam segar dapat memperkuat karakter cita rasa dalam aneka macam olahan masakan, selain bisa dibuat jadi sirup belimbing wuluh ini enak juga untuk di buat manisan loh.


Lagi pula belimbing wuluh kaya banget khasiatnya, bisa sebagai obat batuk, sebagai obat pegal linu, gondongan, rematik, sariawan, jerawat, panu, darah tinggi, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, sakit gigi dan masih banyak lagi khasiat dan manfaatnya, bunda indry Hapsari resepnya untuk membuat sirup belimbing wuluh ini tak perlu diragukan lagi pasti recommended lah dan patut untuk dicoba di rumah. Siapa sich yang menolak untuk sehat, nah jangan lupa untuk di coba membuatnya dirumah ya bunda.


Sirup yang menyehatkan dan menyegarkan, rasanya ngga se asam kalo dijadikan dicampuran masakan kok. Ini benar – benar sirup yang enak, segar, asem manis apalagi kalo menyajikannya kondisi dingin atau di berikan es, duhhh semakin nikmat lagi. Dinikmati dikala hari siang dengan matahari yang begitu menyangat, sirup ini akan langsung menghilangkan dahaga dan melegakan tenggorokan. Nyesssss… keunikan cita rasanya yang enak dengan sensasi yang sangat menyegarkan.


Kalau di pekarangan bunda ada pohon belimbing wulu yang berbuah lebat, nggak ada salahnya diolah menjadi sirup yang menyegarkan seperti ini. Lumayan daripada cuma dibiarkan jatuh dan busuk. Bisa juga bunda jual sirupnya untuk menambah penghasilan keluarga.


Yukkk… langsung simak resepnya, dan jangan sampe kelupaan untuk dicatat tahap – tahapnya ya


Resep Sirup Belimbing Wuluh. Enak Dan Super Segerr!
admin | 17 Mei 2018 | Tak Berkategori | Tidak ada Komentar
Sirup belimbing wuluh? Wahhh.. kayaknya seru banget nich rasanya. Terbayang pasti rasanya enak, seger, asem manis gitu. Oh ya… belimbing wuluh adalah jenis buah yang biasanya digunakan oleh buibu untuk melengkapi bumbu dapur, rasanya yang asam segar dapat memperkuat karakter cita rasa dalam aneka macam olahan masakan, selain bisa dibuat jadi sirup belimbing wuluh ini enak juga untuk di buat manisan loh.


Lagi pula belimbing wuluh kaya banget khasiatnya, bisa sebagai obat batuk, sebagai obat pegal linu, gondongan, rematik, sariawan, jerawat, panu, darah tinggi, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, sakit gigi dan masih banyak lagi khasiat dan manfaatnya, bunda indry Hapsari resepnya untuk membuat sirup belimbing wuluh ini tak perlu diragukan lagi pasti recommended lah dan patut untuk dicoba di rumah. Siapa sich yang menolak untuk sehat, nah jangan lupa untuk di coba membuatnya dirumah ya bunda.


Sirup yang menyehatkan dan menyegarkan, rasanya ngga se asam kalo dijadikan dicampuran masakan kok. Ini benar – benar sirup yang enak, segar, asem manis apalagi kalo menyajikannya kondisi dingin atau di berikan es, duhhh semakin nikmat lagi. Dinikmati dikala hari siang dengan matahari yang begitu menyangat, sirup ini akan langsung menghilangkan dahaga dan melegakan tenggorokan. Nyesssss… keunikan cita rasanya yang enak dengan sensasi yang sangat menyegarkan.


Kalau di pekarangan bunda ada pohon belimbing wulu yang berbuah lebat, nggak ada salahnya diolah menjadi sirup yang menyegarkan seperti ini. Lumayan daripada cuma dibiarkan jatuh dan busuk. Bisa juga bunda jual sirupnya untuk menambah penghasilan keluarga.


Yukkk… langsung simak resepnya, dan jangan sampe kelupaan untuk dicatat tahap – tahapnya ya



Bahan – bahan :




  1. 750 gr belimbing wuluh ( saya 850 gr )

  2. 500 gr gula pasir ( saya 600 gr )

  3. 750-1000 ml air ( saya 1000 ml dan pakai air matang )

  4. 1 sdm garam ( saya 1 sdt )


Langkah – langkah :


Cuci bersih belimbing, buang ujung – ujungnya.


Memarkan/geprek belimbing menggunakan ulekan ( saya di press pakai sendok kayu ) masukan kedalam panci, tabur gula pasir, aduk rata. Diamkan 10 menit, juice belimbingnya nanti keluar sendiri.


Beri air, lalu masak sampai mendidih, belimbing lunak dan air sedikit menyusut. Masukan garam, aduk rata, saring, tuang dalam botol.


Sajikan dengan es batu dan tambahan air dingin. Aduk rata. Nikmaat.. segeerr manis asem ??.


Mengenal, Memilih, dan Menyimpan Buah Blewah


Selama bulan puasa, buah-buahan segar pasti laris manis dan kebanyakan dibuat menjadi aneka minuman yang menyegarkan untuk berbuka puasa. Nah, salah satu buah favorit saya adalah blewah. Blewah merupakan tanaman buah dari Asia Tenggara dan masih satu saudara dengan labu dan melon.


Bentuknya mirip seperti labu, dengan warna kulit jingga cerah dan berbercak hijau. Warna dari dagingnya pun juga jingga dengan tekstur yang lembut dan halus. Saat membelinya, anda harus perhatikan dulu tips untuk memilihnya berikut ini unuk mendapatkan buah yang terbaik.


1. Pilih blewah yang beraroma harum


Biasanya, buah yang sudah matang akan mengeluarkan aroma alami yang khas, termasuk blewah. Jika anda akan membeli blewah, anda bisa mencoba mengendus bagian pangkal blewah. Jika ada aromanya, berarti buah blewah yang anda pilih sudah matang. Jika tidak ada aromanya, sebaiknya buah tersebut jangan anda beli karena kemungkinan masih mentah atau belum matang dengan sempurna.


2. Pilih blewah yang berwarna kuning kehijauan


Selanjutnya, anda bisa memperhatikan warna blewah. Buah blewah yang sudah matang biasanya memiliki warna kuning tua dengan bercak kehijauan. Hindari memilih buah blewah yang masih berwarna hijau karena itu tandanya buah blewah masih belum benar-benar matang dan teksturnya pun akan keras.


3. Pilih blewah yang kulitnya mulus
Anda memang tidak bisa melihat isi buah blewah secara langsung untuk bisa mengetahui kualitasnya. Tapi anda bisa menebak kualitas blewah dari kulit luarnya. Blewah yang bagus akan memiliki permukaan kulit yang mulus tanpa cacat. Hindari membeli blewah yang benyek dan kulitnya tidak mulus.


4. Hindari membeli blewah yang lunak


Meskipun sudah matang, tapi blewah tetap memiliki tekstur yang padat. Untuk memastikan tingkat kematangan buah blewah, anda bisa coba menekan blewah dengan ujung jari. Hindari membeli blewah yang terasa lunak saat ditekan. Hal tersebut menandakan buah blewah sudah terlalu matang atau busuk. Pilih blewah yang lembut namun tetap keras/kokoh saat ditekan.


5. Simpan blewah dalam keadaan utuh


Buah-buah terkenal memiliki masa pakai yang sebentar karena cepat membusuk, termasuk blewah. Jika anda membeli blewah dan tidak akan langsung menggunakannya, maka sebaiknya anda menyimpan blewah tersebut dalam keadaan utuh. Hindari menyimpan blewah yang sudah dikupas apalagi dipotong-potong karena hal tersebut akan mengurangi kesegaran blewah, dan rasa blewah pun akan menjadi sedikit berbeda.


Perlu anda ketahui juga, blewah yang sudah dipotong biasanya hanya akan bertahan satu hari setelah dikupas. Jadi usahakan untuk memotong blewah hanya saat akan benar-benar digunakan.


Sudah cukup lengkap, kan, tipsnya. Selamat berburu blewah!


Sumber : modern.id | kedaiberita.info

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel